Site Loader
Get a Quote
Rock Street, San Francisco

Nama : Geovani Rarung
Nama Bagus : Valvula Seminularis Dextra
NIM : 201810330311031
Nama Kelompok : Cardiovascular
Fakultas : Kedokteran
ETIKA DOKTER MUSLIMSebagaimana telah menjadi karakter umum sarjana Muslim di bidang-bidang ilmu pengetahuan lainnya, ahli-ahlimedis Muslim adalah penerimawaris yang baik dan sekaligus pemberi waris yang produktif. Mereka dengan penuh antusias dan apresiasi mempelajari khasanah ilmu pengetahuan dari berbagai tradisi dan  peradaban pra-Islam. Kemudian, secara kreatif mereka pun mengembangkan ilmu pengetahuan dengan berbagai cabang yang baru dalam sebuah cara pandang, paradigma atau pandangan dunia yang sesuai dengan nilai-nilai Tauhid dan Islam.

Sebagai suatu pendidikan profesi, pendidikan kedokteran diharapkan dapat menghasilkan dokter yang menguasai teori-praktik kedokteran beserta perilaku dan etika yang mulia. Saat upacara wisuda, semua calon dokter harus mengucapkan sumpah dokter disaksikan oleh dekan, Direktur Rumah Sakit, Kepala Kantor Wilayah Departemen Kesehatan, para dosen dan anggota keluarga.

Dokter harus memiliki pegangan beberapa etika yang ada di bawah ini :
1. Etika terhadap Allah : dokter haruslah benar-benar menyadari adanya allah, karna itu akan membuat kita sdar bahwa kita itu tak seberapanya dibanding allah sendiri
Seorang dokter harus percaya bahwa dia adalah seorang utusan allah yang diutus dalam bidang kesehatan
Melaksanakan profesinya hanya karna allah
Tidak memikirkan hal lain selain untuk mengabdi dengan kesehatan
2. Etika Terhadap pasien : doket dan pasien adalah sesama manusia, jadi mungkin bisa ada perdebatan dan lain-lain, masalah in bisa didapatkan oleh dokter-dokter yang berada ditempa yang sangat berbeda dengannya , ada lagi beberapa etika yang dijaga , yaitu :
Dokter awalnya harus mengetahui bagaiman penyakitnya, bagaiman pengobatannya, apakah perlu atau tidak
Selanjutnya seorang dokter hendaknya membuat campuran obat yang sempurna, mempunyai pengalaman mengenai penyakit jiwa dan pengobatannya, berlaku lemah lembut, menggunakan cara keagamaan dan sugesti, tahu tugasnya.

3. Etika terhadap Sejawat : Para Dokter di seluruh dunia mempunyai kewajiban yang sama. Mereka adalah kawan-kawan seperjuangan yang merupakan kesatuan aksi dibawah panji perikemanusiaan untuk memerangi penyakit, yang merupakan salah satu pengganggu keselamatan dan kebahagiaan umat manusia. Penemuan dan pengalaman baru dijadikan milik bersama. Dan juga ada beberapa etika yang perlu di perhatikan, yaitu :
Dokter yang baru menetap di suatu tempat, wajib mengunjungi teman sejawatnya yang telah berada di situ. Jika di kota yang terdapat banyak praktik dokter, cukup dengan memberitahukan tentang pembukaan praktiknya kepada teman sejawat yang berdekatan
Setiap Dokter menjadi anggota IDI setia dan aktif. Dengan menghadiri pertemuan-pertemuan yang diadakan.

Setiap Dokter mengunjungi pertemuan klinik, seminar, workshop, bila ada kesempatan. Sehingga dapat dengan mudah mengikuti perkembangan ilmu teknologi kedokteran.

Dan juga seorang dokter harus memiliki sifat- sifat ; ingin membantu, rasa kasihan, jangan membeda-bedakan pasien, lebih banyak mendengar dan sedikit berbicara, dan juga tidak boleh berkecil hati karna profesi dokter adalah sesuatu yang mulia.

SUMBER : 1. Linasari, Vini (2009). Peran Dokter Muslim, Bandung.

2. Universitas Muhammdiyah Malang (2015). http://pski.umy.ac.id/adab-dokter- muslim/

Post Author: admin